TERAPI UNTUK ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK)
I. Sasaran
-
Anak Autisme
-
Anak ADHD (Attention Deficit Disorder)
-
Tuna Rungu Wicara Bisu Tuli
-
Speech Delayed (Lambat Bicara)
-
Tuna Netra
-
Tuna Ganda
-
CP (Cerebal Palcy)
-
Kesulitan Belajar (Lambat Belajar)
II. Pengertian
-
Autis adalah bentuk gangguan pertumbuhan kompleks yang mempengaruhi kemampuan seorang anak dalam berinteraksi dan berkomunikasi.
-
ADHD dapat diterjemahkan dengan gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas. Hiperaktivitas adalah perilaku motorik yang berlebihan.
-
Tuna Rungu Wicara atau Bisu Tuli adalah anak yang mengalami gangguan bicara dan mendengar.
-
Speech Delayed ( lambat bicara) adalah ketika sudah usia 2 tahun belum mengeluarkan kata yang bermakna.
-
Tuna Netra adalah anak yang mengalami gangguan penglihatan baik yang sedang maupun yang total.
-
Tuna Ganda adalah anak yang mengalami kecacatan lebih dari satu.
-
CP ( Cerebal Palcy) adalah anak yang mengalami gangguan fisik yang disebabkan oleh kelayuan otak.
-
Kesulitan Belajar (Lambat Belajar) adalah anak yang mengalami kesulitan membaca, menulis dan berhitung ketika sudah usia sekolah.
III. Terapi Yang Diberikan
-
ABA ( Metode Lovas ).
-
Speech Therapy ( Latihan Bicara ).
-
Tuna Netra Terapi ( Orientasi Mobilitas, Braille, Okupasi Terapi, Bantu Diri, Berhitung).
-
Sensoric Integration ( SI ).
-
Occupational Therapy ( Ketrampilan ).
-
Membaca, Menulis, Berhitung ( CALISTUNG ).
-
Terapi Perilaku.
-
Bio Medik ( obat, vitamin, mineral, food supplements).
IV. Tujuan Terapi
-
Komunikasi dua arah yang aktif.
-
Sosialisasi ke dalam lingkungan yang umum, dan tidak hanya mampu dalam lingkungan keluarga.
-
Menghilangkan atau meminimaliskan perilaku yang tidak wajar.
-
Mengajarkan materi akademik, tidak perlu berburu-buru dan jangan jadikan prioritas tertinggi.
-
Mampu dalam melakukan dalam bantu diri atau bina diri.
-
Memiliki keterampilan yang berguna bagi dirinya dan orang lain.
V. Fasilitas Yang Disediakan
Gedung yang memadai untuk anak dengan fasilitas sbb:
-
Ruang bermain
-
Ruang kelas tiap anak dalam satu ruang dengan satu terapis ( one to one Therapy )
-
Ruang Sensoric Integration
-
Out Bond